SIARAN PERS – Harimau Sumatera “Putri Singgulung” Telah Kembali Ke Habitatnya

SIARAN PERS – Harimau Sumatera “Putri Singgulung” Telah Kembali Ke Habitatnya

Nomor: SP.295/HUMAS/PPIP/HMS.3/11/2022

Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat dan Direktorat Konservasi Keanekaragaman Hayati dan Sumber Daya Genetik (KKHSDG) bersama Yayasan ARSARI Djojohadikusumo (YAD), didukung oleh Kementerian Pertahanan RI melalui Komando Operasi Udara I Pangkalan TNI AU Roesmin Nurjadin, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Yayasan Sintas Indonesia, dan Departemen Biologi FMIPA Universitas Andalas telah melakukan pelepasliaran Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) berjenis kelamin betina yang diberi nama “Putri Singgulung” di salah satu kawasan konservasi di Sumatera Barat pada (16 Oktober 2022).

“Pelepasliaran ini merupakan kali kedua dilakukan untuk Putri Singgulung, yakni sebelumnya pada 27 November 2020. Kini, Putri Singgulung telah dinyatakan dapat beradaptasi di habitat barunya sejak 30 Oktober 2022,” kata Kepala BKSDA Sumatera Barat Ardi Andono.

Putri Singgulung merupakan Harimau Sumatera yang diselamatkan bersama saudaranya yang diberi nama Putra Singgulung di Kabupaten Solok, Sumatera Barat pada bulan Juni 2020. Pada saat itu ia diperkirakan baru berusia 8 (delapan) bulan dan kemudian dititipkan untuk direhabilitasi di Pusat Rehabilitasi Harimau Sumatera Dharmasraya (PR-HSD)-Yayasan ARSARI Djojohadikusumo selama 4 (empat) bulan pertama yaitu periode Juni sampai dengan Oktober 2020.

Dikatakan Ardi Andono, kegiatan pelepasliaran satwa dilakukan sesuai dengan prosedur yang ada dengan menerapkan prinsip kehati-hatian agar tidak menimbulkan dampak negatif baik pada satwa, habitat serta masyarakat sekitar. Telah dibentuk tim untuk melakukan pemodelan spasial ekologi dan ground check kelayakan lokasi release bersama Yayasan Sintas Indonesia, Departemen Biologi FMIPA Universitas Andalas dan menyatakan bahwa kawasan pelepasliaran sekarang ini memenuhi kriteria sebagai lokasi pelepasliaran Harimau Sumatera. “Tugas penting yang perlu dilakukan adalah pemantauan dan monitoring pasca pelepasliaran untuk memastikan Putri Singgulung aman dan nyaman di rumah barunya,” jelasnya. 

Secara terpisah, Plt. Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) KLHK, Bambang Hendroyono, menyampaikan pemerintah bersama para pihak terus berupaya mencegah dan menanggulangi konflik yang terjadi antara manusia dan satwa liar. Ketika konflik terjadi, sering satwa liar menjadi korban sehingga diperlukan kesadaran masyarakat yang berada di sekitar habitat harimau bahwa apabila daerahnya merupakan area rawan konflik, maka segera laporkan ke BKSDA setempat agar mendapatkan arahan terkait upaya mitigasi dan penanganan konflik satwa liar.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Yayasan ARSARI yang dipimpin oleh Hashim Djojohadikusumo, dan berbagai pihak termasuk Kementerian Pertahanan RI, atas kerjasama yang baik dalam pelepasliaran Putri Singgulung. Kami berharap catatan dari proses rehabilitasi dan pelepasliaran Putri Singgulung yang berbeda dari yang lain akan dapat menambah khasanah ilmu pengetahuan di Indonesia, khususnya bidang rehabilitasi Harimau Sumatera,” kata Bambang.

Saat ini Balai KSDA Sumatera Barat terus melakukan patroli di nagari (desa) yang telah diidentifikasi sebagai daerah zona merah pasca pelepasliaran ini. Putri Singgulung akhirnya dinyatakan telah beradaptasi kembali di habitatnya.

_____

Jakarta, KLHK, 2 November 2022

Informasi Lebih Lanjut:

Kepala BKSDA Sumatera Barat
Andi Ardono – 08122302554

Penanggung jawab berita:
Kepala Biro Hubungan Masyarakat, KLHK
Nunu Anugrah

Website:
www.menlhk.go.id
www.ppid.menlhk.go.id

Youtube:
Kementerian LHK

Facebook: Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Instagram: kementerianlhk

Twitter: @kementerianlhk


Catatan dari Yayasan ARSARI Djojohadikusumo

LEPAS LIAR HARIMAU KE-8 OLEH YAYASAN ARSARI DJOJOHADIKUSUMO

Yayasan ARSARI Djojohadikusumo (YAD) sebagai pengelola Pusat Rehabilitasi Harimau Sumatera Dharmasraya (PR-HSD ARSARI), di bawah kerjasama dengan Balai KSDA Sumatera Barat mengucapkan terimakasih kepada berbagai pihak atas tuntasnya proses rehabilitasi dan lepas liar Harimau Sumatera Putri Singgulung. Hashim Djojohadikusumo, Ketua YAD mengungkapkan “Kami semua berbangga bisa melepasliarkan ke-8 kalinya Harimau Sumatera yang telah direhabilitasi di tempat kami. Terimakasih atas kepercayaan kepada tim kami di PR-HSD ARSARI dengan jajaran anak muda sebagai dokter hewan, perawat satwa, ahli biologi, dan penjaga hutan yang telah membawa harum nama bangsa ini dalam pelestarian satwa liar”.

Drh. Patrick Flaggellata, Manager Operasional PR-HSD ARSARI menambahkan, “Kami bersyukur akhirnya Putri Singgulung bisa dilepasliarkan, dimana sebelumnya ia memiliki historis tidak berhasil dilepasliarkan ketika masih berusia sekitar 8 bulan. Namun akhirnya setelah 2 tahun direhabilitasi dengan proses  intensif untuk mendorong sifat liarnya muncul kembali, mampu berburu mangsa hidup, dan menjauhi manusia, serta kesehatan fisik yang baik, maka kami mengeluarkan rekomendasi kepada BKSDA bahwa Putri telah siap dilepasliarkan pada 16 Oktober 2022”.

Tentunya setelah rangkaian proses rehabilitasi, maka kunci keberhasilan lepas liar salah satunya adalah lokasi lepas liarnya. “Penggunaan helikopter dalam pelepasliaran dengan dukungan Kementerian Pertahanan dan TNI AU akan diteruskan ke depan mengingat pentingnya lokasi lepas liar yang aman di tengah-tengah hutan dengan akses terbatas terhadap kegiatan manusia. Selain bertujuan untuk memastikan keamanan satwa, maka perjalanan yang ditempuh bisa dipersingkat sehingga dapat mengurangi stress satwa,” jelas Catrini Pratihari Kubontubuh selaku Direktur Eksekutif Yayasan ARSARI.

Saat ini PR-HSD ARSARI masih merehabilitasi Putra Singgulung, saudara seinduk dari Putri Singgulung yang sedang direhabilitasi secara intensif untuk mempersiapkan lepasliarnya.  Semoga Harimau Sumatera bisa tetap lestari. “Semua satwa liar adalah ciptaan Tuhan dengan peran masing-masing di alam semesta, dan tugas kita adalah menjaganya dari kepunahan,” pungkas Hashim Djojohadikusumo yang sangat peduli dengan kelestarian alam dan satwa liar.

Informasi lebih lanjut:
Kepala Bidang Media dan Komunikasi YAD
Tito Suryawan 0857-9485-0305

Web www.yad.or.id
IG @yayasanarsari
FB arsari.djojohadikusumo
Youtube Yayasan ARSARI Djojohadikusumo

Leave a Reply

Your email address will not be published.