Penghargaan Untuk Hashim Djojohadikusumo Sebagai Pejuang Pelestari Satwa Liar

Jakarta, 23 Oktober 2019 – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia pada hari Rabu, 23 Oktober 2019 menyelenggarakan Rapat Koordinasi Teknis Lingkup Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem 2019. Kegiatan ini dihadiri oleh Dirjen KSDAE KLHK, Wiratno, Direktur Konservasi Keanekaragaman Hayati, Indra Exploitasia, Kepala BKSDA hingga mitra-mitra.

Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Dirjen KSDAE KLHK, Wiratno ini juga menganugerahkan penghargaan kepada mitra-mitra dan pejuang konservasi yang berperan aktif dalam upaya pelestarian alam dan satwa di Indonesia. Ketua Yayasan Arsari Djojohadikusumo (YAD), Hashim Djojohadikusumo menerima penghargaan sebagai pejuang pelestari satwa liar atas dorongannya membangun pusat penyelamatan dan rehabilitasi satwa liar kebanggaan Indonesia.

Kepedulian Hashim terhadap satwa liar khas Indonesia telah ditunjukkan secara nyata dengan didirikannya Pusat Rehabilitasi Harimau Sumatera Dharmasraya (PR-HSD) sejak 29 Juli 2017.

“Pemerintah Indonesia membutuhkan peran aktif dari semua pihak dalam upaya pelestarian alam dan satwa di Indonesia” ungkap Wiratno dalam sambutannya.

“Konservasi alam bukan hanya sekedar pekerjaan. Ia adalah jalan hidup yang dipilihkan Tuhan kepada kita. Maka bersyukurlah dengan cara bekerja ikhlas, bekerja keras, dan bekerja cerdas dalam menjalankannya”, pungkasnya.

Pemerintah dalam hal ini Kementerian LHK dan khususnya Dirjen KSDAE berharap banyak dari mitra-mitra untuk membangun budaya baru dan pemahaman terhadap upaya pelestarian ini. Penerimaan penghargaan untuk Hashim Djojohadikusumo selaku pejuang pelestari satwa liar ini diwakilkan oleh Catrini Pratihari Kubontubuh selaku Direktur Eksekutif YAD.

Kepercayaan terhadap YAD tidak terlepas dari kerja keras tim PR-HSD bersama-sama Balai KSDA Sumatera Barat yang sampai saat ini telah berhasil melepasliarkan empat harimau Sumatera serta beruang madu dan satwa endemik Sumatera lainnya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktorat Jenderal KSDAE Kementerian LHK juga memberikan penghargaan kepada 11 orang mitra dan pelaku pelestari lingkungan lainnya, salah satunya adalah Agustinus Gusti Nugroho atau Nugie, musisi dan aktivis lingkungan yang menunjukkan kepeduliannya melalui lantunan nada dan karyanya.

Adapun Rapat Koordinasi Teknis Lingkup Ditjen KSDAE 2019 ini berlangsung dari tanggal 23 sampai dengan 25 Oktober 2019 di hotel Kartika Chandra, Jakarta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *