Hashim Djojohadikusumo: Kuliah Umum tentang Pluralisme dan Penandatanganan MoU dengan UGM

Rabu, 18 April 2018. Hari ini menandai satu lagi perkembangan dalam hubungan antara Yayasan Arsari Djojohadikusumo (YAD) dengan Universitas Gadjah Mada (UGM); kuliah umum oleh Hashim Djojohadikusumo, Ketua YAD, di Fakultas Ilmu Budaya, UGM.

Bertemakan ‘Pluralisme dan Pembangunan Karakter Bangsa’, Hashim menekankan pentingnya keberagaman dan toleransi sebagai bagian dari identitas bangsa Indonesia untuk bisa mengatasi masalah-masalah yang sedang melanda negara ini. Hashim yang telah banyak membantu FIB UGM juga menyuarakan keprihatinannya akan minat yang menurun terhadap jurusan Sastra Jawa, dan menyerukan dukungannya untuk mereka yang berkeinginan untuk mempelajari cabang ilmu budaya yang mulai langka ini.

Kuliah Umum dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya diikuti dengan sambutan dari Dekan FIB, Dr. Wening Udasmoro, S.S., M.Hum. Lokasi Kuliah berada di Gedung Soegondo dan dihadiri oleh lebih dari tiga ratus pelajar maupun dosen dari FIB dan juga fakultas lainnya. Bahkan ada juga dua puluh pelestari budaya yang datang jauh-jauh dari Trowulan lewat jalan darat untuk mendengarkan kuliah ini.

Setelah Hashim memaparkan kuliahnya dan menjawab pertanyaan dari peserta, acara dilanjutkan dengan sambutan singkat dari Prof. Ir. Panut Mulyono, M.Eng., D.Eng selaku Rektor UGM, dan ditutup dengan penandatanganan MoU oleh Hashim dan Rektor, disaksikan oleh Dr. Wening Udasmoro, S.S., M.Hum selaku Dekan FIB dan Catrini Pratihari Kubontubuh selaku Direktur Eksekutif YAD.

Setelah kuliah dan penandatanganan, Hashim mengunjungi Gedung Laboratorium Jacob T. untuk Bioantropologi dan Paleoantropologi, yang pernah dibantu sarana dan prasarananya oleh YAD pada tahun 2008-2013. Sebelumnya, Hashim juga menyempatkan kunjungan singkat ke Gedung RM Margono yang pada tahun 2009 didonasikan YAD untuk UGM, yang juga menjadi tempat Mandala Majapahit, sebuah pojok informasi mengenai penelitian Majapahit yang didirikan di tiga mitra YAD; Universitas Gadjah Mada, Universitas Hasanuddin, dan Dusun Jatisumber di Trowulan.

Widya Amasara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *