Pelestarian Satwa Liar: Kerja sama dengan Aspinall Foundation

by / Monday, 26 October 2015 / Published in Lingkungan

Kepedulian Hashim Djojohadikusumo melalui Yayasan Arsari Djojohadikusumo (YAD) terhadap pelestarian satwa liar akan diwujudkan dengan rencana pembangunan Pusat Rehabilitasi Satwa Liar Harimau Sumatera di area PT Tidar Kerinci Agung di Kabupaten Dharmasraya, Provinsi Sumatera Barat. Untuk mewujudkannya, YAD akan bekerjasama dengan Aspinall Foundation yang berkantor pusat di London, Inggris.

Berikut adalah hasil kunjungan tim YAD ke kantor Aspinall dan Port Lympne, sebuah Wild Animal Park milik Aspinall Foundation di Inggris pada tanggal 4 September 2015.

20150905_002410Pertemuan Damian Aspinall dan Hashim Djojohadikusumo beserta rombongan menyepakati untuk saling mendukung dalam penyelamatan dan perlindungan satwa liar. Aspinall Foundation telah merintis kegiatan pengembangbiakan (breeding) satwa liar seperti orangutan, badak dan spesies langka lainnya, serta melakukan pelepasliaran ke alam bebas secara reguler. Di Indonesia sendiri Aspinall melakukan penyelamatan, rehabilitasi satwa primata endemik pulau Jawa di kawasan Patuha, Ciwidey, Jawa Barat.

Kunjungan ke Port Lympne Wild Animal Park dimaksudkan untuk mengamati langsung kegiatan penyelamatan, rehabilitasi dan pengembangbiakan satwa langka, termasuk pula melakukan observasi kelengkapan fasilitasi dan kualitas fisik sarana dan prasarana yang dipakai.

Port Lympne terbagi menjadi tujuh kawasan yaitu Gatehouse, Basecamp, African Experience, Discovery Zone, Carnivore Territory, Primate Trail dan Zoo Trek. Area ini dibangun oleh John Aspinall, ayah dari Damian Aspinall yang sekarang memimpin Aspinall Foundation. Keluarga ini berharap setiap orang yang mengunjungi Port Lympne bisa tergugah komitmennya untuk turut mendukung kegiatan pelestarian satwa liar. Salah satu dari kisah suksesnya adalah pelepasliaran gorilla di rimba Afrika.

TOP