Taman Margasatwa Ragunan

by / Friday, 27 June 2014 / Published in Lingkungan

Hashim Djojohadikusumo sebagai pencinta satwa liar telah ditunjuk oleh Gubernur DKI Jakarta sebagai Pengawas Taman Margasatwa Ragunan (TMR). Penunjukan ini didasarkan pada SK Gubernur DKI Jakarta no. 737 tahun 2013. Hashim diharapkan bisa memberikan pengawasan terhadap pengelolaan Taman Margasatwa Ragunan yang merupakan kebun binatang terbesar ke-2 di dunia.

Langkah pembenahan pertama yang dilakukan oleh Hashim adalah melakukan Dialog Publik,  mengundang masyarakat dan berbagai pihak memberikan saran dan masukan bagi pengembangan TMR ke depan.

Terdapat 20 butir kesepakatan yang menjadi pijakan pembangunan TMR yang transparan dan mengakomodasi berbagai saran dari Dialog Publik. Salah satunya adalah penetapan hari libur satwa setiap Senin yang mulai berlaku sejak 3 Februari 2014 dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan satwa dan memberikan kesempatan untuk kegiatan pemeliharaan di dalam internal TMR.   Berbagai kemajuan lainnya antara lain terbentuknya Sahabat Ragunan sebagai wadah berbagai unsur dan kepedulian untuk pengembangan TMR yang lebih baik lagi. Berbagai rencana pembangunan termasuk master plan sekarang dilakukan dengan sangat terbuka yaitu mengundang berbagai ahli untuk memberikan urun pemikiran terhadap berbagai disain untuk mewujudkan fungsi TMR sebagai lembaga konservasi, pendidikan dan rekreasi.

Karena tugas-tugas utamanya dalam mengelola TMR selama 1,5 tahun sudah terpenuhi serta karena kesibukan lain yang tidak bisa ditinggalkan, maka Hashim secara resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Dewan Pengawas Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Taman Margasatwa Ragunan (TMR) pada 10 Desember 2014.   

TOP