TAKDIR Riwayat Pangeran Diponegoro

by / Thursday, 13 March 2014 / Published in Berita, Publikasi Baru

TakdirTAKDIR Riwayat Pangeran Diponegoro

Peter Carey

Kompas, 2014

xxxviii+434 hal., 23 cm

ISBN 978-979-709-799-8

Kenapa kita perlu menulis biografi pahlawan nasional Pangeran Diponegoro (1785-1855)? Di banyak negara lain di dunia, tokoh nasional yang begitu penting pasti telah menjadi subyek banyak penulisan biografi dan kajian sejarah. Setiap aspek kehidupan Sang Pangeran akan dipelajari secara rinci, pemahamannya mengenai Islam dan tentang pusaka Jawa merupakan subyek monografi yang berbobot. Tentu saja akan banyak orang yang juga ingin membaca karya-karya yang ia tulis sendiri, terutama otobiografinya, Babad Diponegoro, naskah indah setebal 1.151 halaman yang disusun selama sembilan bulan (mei 1831-Februari 1832) pada masa pengasingannya di manado (1830-33), dan yang pada (Juni 2013) diterima Komite Penasihat Internasional UNESCO sebagai salah satu dari 299 naskah dari semua negara di dunia yang telah masuk ke Daftar Ingatan Kolektif Dunia (Memory of the World Register). Namun, situasi di Indonesia sangat berbeda: sejarah kini kelihatannya kurang dihargai di Republik ini. Hasilnya, telah terbukti betapa menyakitkan penanganan Jakarta yang amat buruk atas Timor Timur (1975-99) dan kurangnya pemahaman tentang masyarakat, politik dan budaya Aceh. Buku penting ini diterbitkan penerbit Kompas dengan sponsor Yayasan Arsari Djojohadikusumo (YAD).

Leave a Reply

TOP