IMG_0225

Saat ini populasi harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae)  di habitat aslinya di pulau Sumatera, mengalami penurunan yang luar biasa. Jumlahnya sekarang diyakini  kurang dari 400 ekor. Dari enam spesies harimau yang dikenal di dunia, Harimau Sumatra adalah salah satu spesies harimau  yang masih ada.

Penandatangan nota kerja sama YAD & TAF

IMG_7502Ketua Yayasan Arsari Djojohadikusumo (YAD), Hashim Djojohadikusumo dan Damian Aspinall, Ketua The Aspinall Foundation (TAF)  telah menandatangani Perjanjian Kerja Sama Pembangunan Pusat Rehabilitasi Harimau Sumatera Dharmasraya (PRS HSD) pada tanggal 19 April 2016 di London, UK. PRS HSD berlokasi di kawasan hutan konservasi Prof. Sumitro Djojohadikusumo, Dharmasraya, Sumatera Barat. Penandatanganan disaksikan oleh I Made Wedana – Country Director TAF Indonesia bersama tim YAD yang terdiri dari Catrini Kubontubuh – Direktur Eksekutif YAD, Sitie Indrawati Djojohadikusumo – Pengawas YAD serta Nirmala Ratimanjari dari Arsari Group.

Hashim Djojohadikusumo, Ketua Yayasan Arsari Djojohadikusumo (YAD) diundang oleh Project Southeast Asia, Universitas Oxford, Inggris untuk menjadi pembicara kunci dalam 5th Southeast Asian Studies Symposium yang telah berlangsung di Universitas Oxford Inggris dari tanggal 14-16 April 2016. Dalam pidatonya, Hashim menyoroti   masalah bisnis dan  lingkungan menuju masa depan berkelanjutan di Indonesia.

20150904_231858

Kepedulian Hashim Djojohadikusumo melalui Yayasan Arsari Djojohadikusumo (YAD) terhadap pelestarian satwa liar akan diwujudkan dengan rencana pembangunan Pusat Rehabilitasi Satwa Liar Harimau Sumatera di area PT Tidar Kerinci Agung di Kabupaten Dharmasraya, Provinsi Sumatera Barat. Untuk mewujudkannya, YAD akan bekerjasama dengan Aspinall Foundation yang berkantor pusat di London, Inggris.

150 Tahun Taman Margasatwa Ragunan

Monday, 26 October 2015 by

Taman Margasatwa Ragunan (TMR) tepat berumur 150 tahun pada 19 Agustus 2014. TMR adalah salah satu aset kebanggaan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terletak di kawasan Ragunan Pasar Minggu  Jakarta Selatan, di atas lahan seluas 120 Ha.  TMR merupakan kebun binatang terluas nomor 2 di dunia dan tertua nomor 3 di dunia.

dok.yad

Kecintaan HSD pada satwa langka yaitu Harimau Sumatera diwujudkan dengan membangun Lembaga Konservasi Khusus (LKK) – Pusat Rehabilitasi Satwa Harimau Sumatera. LKK ini dibangun di atas lahan seluas 10 Ha yang terdiri dari 7 kandang penangkaran harimau diperuntukkan bagi harimau pasca konfik dan siap diproses untuk pelepasliaran. Terdapat pula fasilitas klinik dan fasilitas penangkaran untuk satwa asli Sumatera lainnya. Lahan LKK terletak dalam kawasan perkebunan kelapa sawit PT Tidar Kerinci Agung yang meliputi Kabupaten Solok Selatan dan Kabupaten Dharmasraya di Provinsi Sumatera Barat serta Kabupaten Muaro Bungo di Provinsi Jambi, dengan total lahan seluas 27.000 Ha yang di dalamnya terdapat pula Hutan Konservasi Prof. Sumitro Djojohadikusumo seluas 2.400 Ha.

Taman Margasatwa Ragunan

Friday, 27 June 2014 by

Hashim Djojohadikusumo sebagai pencinta satwa liar telah ditunjuk oleh Gubernur DKI Jakarta sebagai Pengawas Taman Margasatwa Ragunan (TMR). Penunjukan ini didasarkan pada SK Gubernur DKI Jakarta no. 737 tahun 2013. Hashim diharapkan bisa memberikan pengawasan terhadap pengelolaan Taman Margasatwa Ragunan yang merupakan kebun binatang terbesar ke-2 di dunia.

Pelestarian Orang Utan

Friday, 27 June 2014 by

“Cintai orang utan dengan membiarkannya hidup bebas di alam terbuka.” – HSD

Salah satu satwa langka yang juga menjadi perhatian HSD adalah orangutan (Ponginae). HSD sangat peduli dan selalu mendorong orangutan bisa hidup bebas di alam terbuka, bukan berdesak-desakan di dalam kandang. HSD membantu pelestarian orangutan di Yogyakarta bekerjasama dengan keluarga keraton Yogya. Demikian pula dengan lahan milik HSD di Kalimantan Timur yang juga diperuntukkan sebagai tempat konservasi orangutan.

Pelestarian Badak

Friday, 27 June 2014 by

“Kerjasama lintas negara pemilik badak diperlukan untuk mencegah kepunahannya.” – HSD

Indonesia adalah negara yang memiliki badak dengan populasi terendah di antara negara-negara Asia, di luar Malaysia yang populasi badaknya sudah punah dan hanya tinggal beberapa individu yang ditemukan jejaknya di Sabah.

TOP