“Trowulan bisa dikembangkan seperti Pompeii yang tidak pernah berhenti dilakukan ekskavasi.” – HSD

P1090870Rintisan kegiatan Yayasan Arsari Djojohadikusumo (YAD) di Trowulan dimulai pada 2008 ketika masih bernama Yayasan Keluarga Hashim Djojohadikusumo (YKHD) yaitu dengan menyelenggarakan Penelitian Arkeologi Terpadu Indonesia (PATI). Kegiatan PATI melibatkan jurusan arkeologi dari 4 perguruan tinggi yaitu Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Universitas Udayana dan Universitas Hasanuddin. Hashim Djojohadikusumo, Ketua YAD, berharap penelitian ini dapat menyumbangkan data untuk melengkapi berbagai hasil penelitian mengenai  situs bekas kerajaan Majapahit di Trowulan. Selain itu, kegiatan penelitian lapangan ini juga diharapkan memberikan kesempatan praktik langsung bagi para mahasiswa yang turut serta menjadi peserta PATI di samping para dosen mereka.

Situs Majapahit di Trowulan

Friday, 27 June 2014 by

“Be proud of your culture and care enough to preserve it.” – HSD

Ramai-ramai pemberitaan mengenai upaya penolakan masyarakat Trowulan bersama Badan Pelestarian Pusaka Indonesia (BPPI) untuk menolak pendirian pabrik baja di kawasan Trowulan, mengusik HSD untuk turut memberikan dukungan.

Mandala Majapahit

Friday, 27 June 2014 by

“Integrasikan berbagai data dan temuan Majapahit sehingga orang bisa melihat kembali kemegahannya.” – HSD

Trowulan sebagai situs kota bekas kerajaan Majapahit telah banyak diteliti oleh ahli dari berbagai bidang keilmuan. Namun sayangnya tidak mudah untuk mengakses data ataupun informasi hasil penelitian serta temuan yang didapatkan di Trowulan. Sudah saatnya dipetakan siapa telah melakukan apa di Trowulan, serta diberikannya kesempatan kepada masyarakat setempat untuk turut mengetahui hasil penelitian dan berbagai informasi tersebut.

Restorasi Lukisan Raden Saleh

Friday, 27 June 2014 by

“Seorang maestro seperti Raden Saleh sangat diapresiasi di dunia internasional, sudah sepantasnya bangsanya sendiri juga memberikan penghargaan” – HSD

HSD sebagai pencinta karya seni sangat antusias ketika menghadiri Pameran Lukisan karya Raden Saleh di Galeri Nasional pada Juni 2012. Pameran yang diselenggarakan oleh Goethe Institut memang mendapatkan perhatian masyarakat yang berduyun-duyun mengunjungi pameran tersebut. HSD langsung terketuk hatinya ketika melihat salah satu lukisan sang maestro yang sangat terkenal yaitu Penangkapan Pangeran Diponegoro membutuhkan
restorasi.

World Wayang Puppet Carnival 2013

Friday, 27 June 2014 by

“Be more aware of the heritage of your country and take care of it.” – HSD

Taman Mini Indonesia Indah, Museum Nasional dan Teater Usmar Ismail Jakarta, telah menjadi ajang gelar bagi 64 kelompok seniman wayang dari 46 negara di dunia, termasuk Indonesia, yang telah tampil pada Wayang World Puppet Carnival (WWPC) 2013. Kegiatan yang berlangsung dari tanggal 1 sampai 8 September 2013 diselenggarakan oleh Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) bekerjasama dengan YAD dengan pelaksana adalah PT Arsari Duta Semesta.

Dokumentasi Tokoh Pedalangan

Friday, 27 June 2014 by

“Hormati dan apresiasi budayawan senior dengan dokumentasi yang baik” – HSD

HSD sebagai pencinta budaya, juga sangat memperhatikan pendokumentasian para dalang-dalang dan latar belakang kehidupannya. HSD memberikan dukungan berupa pembuatan video tentang biografi para dalang terpilih untuk diabadikan. Pelaksanaan kegiatan dilakukan juga bersama-sama Universitas Kristen Duta Wacana, Yogyakarta.

“Sekali lagi, dokumentasi itu penting” – HSD

Dukungan HSD kepada dunia penelitian memang tiada habisnya. HSD sangat mendukung proses dokumentasi perahu kuno Punjulharjo untuk dapat dimanfaatkan bagi masyarakat luas.

Perahu kuno itu ditemukan sejumlah warga Desa Punjulharjo akhir Agustus 2008. Perahu kuno yang kurang lebih masih utuh sekitar 70 persen itu memiliki panjang sekitar 17 meter dan lebar lima meter.

Pelatihan Selam Untuk Arkeolog

Friday, 27 June 2014 by

“Bekali arkelog dengan berbagai kemampuan untuk mendukung pestarian” – HSD

Dukungan kepada arkeolog melalui pelatihan selam kepada para arkeolog. Keahlian menyelam ini diperlukan terkait dengan penelitian arkeogi bawah air serta sangat diperlukan untuk menghadapi berbagai kasus kapal tenggelam dengan muatan artefak arkeogi. Saat ini pelatihan selam untuk arkeolog sangat jarang dilaksanakan di Indonesia. Besar harapan melalui kegiatan ini proses pendataan dan inventarisasi temuan arkeologi bawah air dapat dioptimalkan.

Penerbitan Buku Pangeran Diponegoro

Friday, 27 June 2014 by

“Sebagai penerus keluarga Banyakwide-Pasukan Pangeran Diponegoro, saya terpanggil untuk mendukung penerbitan buku tentang Diponegoro” – HSD

Karya Prof. Peter Carey dengan judul Kuasa Ramalan terdiri dari 3 jilid buku yang berbeda.

Pelestarian Babad Diponegoro

Friday, 27 June 2014 by

“Pangeran Diponegoro adalah suri tauladan yang patut ditiru patriotismenya” – HSD

Babad ini mendapatkan pengakuan Memory of the World dari UNESCO. YAD turut aktif mendukung proses nominasi ke UNESCO dengan mendanai penelitian Prof. Peter Carey dan Prof. Wardiman ke Breda, Belanda.

TOP