ICNT2
Welcome to the second newsletter for the 17th International Conference of National Trusts (ICNT 2017). In this newsletter, we provide you with an introduction to Bali and the Gianyar Regency. We are also excited to share exclusive previews of keynote speaker candidates, venues and post conference optional tours.

 

ICNT 2017 offers a platform to share experiences, both scientific and practical, on conservation towards a sustainable environment. The conference expects to bring together 200 + delegates active in the heritage field across the world. Together, we will explore the connection between our cultural traditions and concerns for sustainable development.

World Heritage Day 2016, Cambridge, UK
Fiona Reynolds

Fiona Reynolds, Presiden INTO

Ketua Yayasan Arsari Djojohadikusumo (YAD), Hashim Djojohadikusumo bersama Catrini Kubontubuh dan Nirmala Ratimanjari sekaligus sebagai delegasi mewakili Badan Pelestarian Pusaka Indonesia (BPPI/Indonesian Heritage Trust) menghadiri peringatan World Heritage Day 2016 yang diselenggarakan oleh International National Trusts Organisations (INTO) di Emmanuel College. INTO adalah forum yang beranggotakan organisasi-organisasi pelestarian tingkat dunia yang beranggotakan 66 negara dimana BPPI menjadi salah satu anggotanya.

Dalam rangka pelestarian budaya, Yayasan Arsari Djojohadikusumo (YAD) bekerjasama dengan Jurusan Arkeologi, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan Kuliah Umum pada Kamis 21 Mei 2015 di Gedung RM Margono Djojohadikusumo Kampus Bulaksumur UGM, Yogyakarta. Kuliah umum yang diberi judul “Research at Bagan Palace, Burma” disampaikan oleh dua narasumber yaitu Prof. Dr. John Norman Miksic  dari National University of Singapore (NUS) dan Dr. Goh Yian Geok dari Nanyang Technological University of Singapore (NTU).

DSCN2804Pelatihan dan Pameran Konservasi Lukisan

Sebagai pengembangan dari salah satu misi pelestarian budaya, Yayasan Arsari Djojohadikusumo (YAD) berpartisipasi dalam kegiatan konservasi lukisan sebagai pusaka seni lukis Indonesia. YAD mengawali kontribusinya melalui kegiatan restorasi 3 lukisan karya Raden Saleh pada 2013 lalu yaitu “Penangkapan Pangeran Diponegoro” (1857), “Harimau Minum” (1863) dan Patroli Tentara Belanda di Gunung Merapi dan Merbabu” (1871). Dalam kegiatan ini YAD bekerjasama dengan Goethe Institut dengan mendatangkan  ahli konservasi Susanne Erhards dari GRUPPE Kӧln – Jerman.

Pak Hashim berbincang-bincang di ruang ManMa UGM

Ketua Yayasan Arsari Djojohadikusumo (YAD), Hashim Djojohadikusumo dan Dekan FIB UGM diwakili oleh Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Dr. Wening Udasmoro, S.S., M.Hum., DEA   telah meresmikan Mandala Majapahit (ManMa) di lantai satu Gedung Margono Djojohadikusumo, FIB-UGM Kampus Bulaksumur pada 5 Desember 2014 lalu. Ini merupakan Mandala Majapahit kedua setelah ManMa  Trowulan. Pembangunan Mandala Majapahit kedua ini merupakan kerja sama antara Yayasan Arsari Djojohadikusumo (YAD) dengan FIB UGM.

Kerajaan Majapahit yang didirikan oleh Nararya Sanggramawijaya pada tahun 1293 telah tercatat dengan tinta emas dalam sejarah. Kebesaran dan kejayaannya mampu menyatukan nusantara dalam satu panji kedaulatan. Melalui kebesaran Majapahit kita mendapatkan inspirasi positif untuk lebih merekatkan lagi persatuan Indonesia, merajut keberagaman budaya serta kekayaan alam Indonesia untuk kesejahteraan rakyat.

Konferensi Pelestarian Sedunia

Monday, 26 October 2015 by
GambarHaldepan

Sesuai dengan salah satu misi Yayasan Arsari Djojohadikusumo (YAD) untuk mengembangkan kegiatan pelestarian budaya dan keterlibatan pengurus YAD yaitu Hashim Djojohadikusumo dan Catrini Kubontubuh sebagai jajaran pimpinan Badan Pelestarian Pusaka Indonesia (BPPI/Indonesian Heritage Trust), maka berikut oleh-oleh hasil partisipasi menghadiri Konferensi Pelestarian Sedunia atau International Conference of National Trusts (ICNT) ke-16 pada tanggal 7 sampai dengan 11 September 2015 di Cambridge, Inggris. Konferensi internasional ini diselenggarakan oleh The International National Trusts Organization (INTO) yang merupakan perkumpulan dari  organisasi pelestarian di berbagai negara di dunia. INTO yang didirikan di New Delhi, India  pada tahun 2007, saat ini  memiliki anggota 65 negara dengan kantor pusat di London.

Pemugaran Makam Imogiri

Friday, 27 June 2014 by

“Penyelamatan pusaka paska bencana tidak hanya tanggung jawab pemerintah, tapi masyarakat dapat berperanserta.” – HSD

Gempa Yogyakarta 27 Mei 2006 meluluh lantakkan sebagian besar bangunan di kompleks Pajimatan Imogiri yang berada di atas bukit pada ketinggian 85-100 m di atas permukaan laut. Kerusakan pada kompleks makam Imogiri sangat bervariasi, ada kerusakan struktur seperti tanah yang melesak atau merekah. Kerusakan lainnya berupa rubuh atau runtuh total dan runtuh sebagian. Kerusakan yang paling ringan adalah kerusakan pada bangsal-bangsal,
biasanya mengalami deformasi (miring), cungkup makam yang rubuh sebagian sehingga atapnya rontok, dindingnya miring dan mengelupas dan nisan-nisan yang pecah.

“Trowulan bisa dikembangkan seperti Pompeii yang tidak pernah berhenti dilakukan ekskavasi.” – HSD

P1090870Rintisan kegiatan Yayasan Arsari Djojohadikusumo (YAD) di Trowulan dimulai pada 2008 ketika masih bernama Yayasan Keluarga Hashim Djojohadikusumo (YKHD) yaitu dengan menyelenggarakan Penelitian Arkeologi Terpadu Indonesia (PATI). Kegiatan PATI melibatkan jurusan arkeologi dari 4 perguruan tinggi yaitu Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Universitas Udayana dan Universitas Hasanuddin. Hashim Djojohadikusumo, Ketua YAD, berharap penelitian ini dapat menyumbangkan data untuk melengkapi berbagai hasil penelitian mengenai  situs bekas kerajaan Majapahit di Trowulan. Selain itu, kegiatan penelitian lapangan ini juga diharapkan memberikan kesempatan praktik langsung bagi para mahasiswa yang turut serta menjadi peserta PATI di samping para dosen mereka.

Situs Majapahit di Trowulan

Friday, 27 June 2014 by

“Be proud of your culture and care enough to preserve it.” – HSD

Ramai-ramai pemberitaan mengenai upaya penolakan masyarakat Trowulan bersama Badan Pelestarian Pusaka Indonesia (BPPI) untuk menolak pendirian pabrik baja di kawasan Trowulan, mengusik HSD untuk turut memberikan dukungan.

TOP