Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah III Jawa Timur dan Polres Banyuwangi menggagalkan penyelundupan 16 trenggiling dari Kabupaten Banyuwangi. Trenggiling yang 15 di antaranya sudah dalam kondisi terkuliti tersebut menurut rencana akan dikirim ke luar negeri melalui pasar gelap.

Lagi, Ditemukan Gajah mati di Ulu Masen

Tuesday, 03 December 2013 by

Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh mengevakuasi bangkai gajah betina yang mati di Sungai Masen, Desa Masen, Kecamatan Darul Hikmah, Aceh Jaya, Senin (2/12). Itu penemuan gajah mati kedua dalam empat bulan tyerakhir di kawasan Hutan Ulu Masen. Belum diketahui pasti penyebab kematian gajah berusia 7 tahun itu. Suwardi (32) salah seorang warga Desa Masen yang menemukan bangkai gajah betina tersebut mengungkapkan, gajah betina itu sebenarnya ditemukan mati pada Selasa (26/11). Kali pertama ditemukan di Desa Petisan, sebelah Desa Masen. Bangkai lalu terbawa arus sungai Masen hingga akhirnya sejak Jumat (2811) terdampar di Desa Masen.

Struktur batuan candi ditemukan terkubur sedalam 2 meter di Perumahan Tiara Indah, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta. Di[perkirakan, bebatuan ini merupakan peninggalan masa mataram Hindu sekitar abad ke-10. “dari lokasi ditemukan 26 blok batu andesit dan 6 blok batu bata,” kata kepala Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Daerah istimewa Yogyakarta Tri hartono, Jumat (15/11), di Yogyakarta. BPCB bekerjasama dengan Jurusan Arkeologi, Fakultas Ilmu Budaya , UGM, Yogyakarta, kemudian membentuk tim ekskavasi untuk meneliti struktur batuan candi yang dinamakan Situs Bedingin. Di situs itu juga ditemukan sebuah tembikar kecil bersisi lempengan emas berukuran 1 sentimeter x 2 sentimeter. (ABK) Kompas, 18 November 2013

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengusulkan Situs Sangiran sebagai pusat kajian evolusi manusia tingkat internasional kepada UNESCO (organisasi PBB untuk urusan pendidikan, ilmu pengetahuan, dan budaya).

“Proposal usulan tersebut sudah disampaikan ke UNESCO pada Agustus 2013,” kata Direktur Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman pada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Harry Widianto, di Kudus, Rabu (9/10).

Akhirnya, pendirian pabrik baja dapat dicegah. Namun situs ini perlu tetap dijaga dan dijauhkan dari pelbagai aktivitas yang mengancam.

Pada 9 Oktober 2013, World Monument Fund mengumumkan bahwa Trowulan merupakan situs pusaka yang terancam kehancuran sehingga masuk dalam senarai World Monument Watch 2014. (Mahandis Y. Thamrin/NGI)

Jakarta-KOMPAS – Pemerintah sedang menyiapkan kawasan percandian Muara Jambi, Trowulan, dan bangunan megalitik Gunung Padang sebagai kawasan Cagar Budaya Nasional.

“Penetapan daerah percandian dan bangunan megalitik menjadi Kawasan Cagar Budaya Nasional (KCBN) sesuai dengan amanat undang-undang nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya”, kata wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Kebudayaan Wiendu Nuryanti, Selasa (29/10).

Karnaval wayang berskala Internasional akan digelar di Indonesia pada awal September.  Acara bertajuk Wayang  World Puppet Carnival (WWPC) 2013 ini melibatkan 64 kelompok seniman wayang yang berasal dari 46 negara yang mewakili lima benua di dunia.

Kerajaan Majapahit di Trowulan pernah menjadi pusat pemerintahan Nusantara. Pada peringatan Hari Pusaka Dunia 2013 ini, pemerintah bersiap menjadikan Majapahit Go Internasional sebagai warisan budaya dunia UNESCO.

Dirjen Kebudayaan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Kacung Maridjan mengatakan, Majapahit adalah salah satu peninggalan Indonesia yang bertempat di Kabupaten Mojokerto Jawa Timur.

The Paradox of Sangiran

Wednesday, 24 July 2013 by

Ganug Nugroho Adi, Surakarta, Central Java | Feature | The Jakarta Post, Tue, June 11 2013

The area of Sangiran in Central Java would not have been known as a place where prehistoric humans lived without the discovery of fossils in 1934 by G. H. R. von Koenigswald, a German-Dutch paleontologist who contributed much to early hominid fossil research in Southeast Asia.

Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jambi menemukan perubahan pada pola perilaku harimau Sumatera. “Harimau itu tampak tidak takut bahkan tidak mau lari bila ketemu dengan manusia,” kata Kepala BKSDA Jambi, Trisiswo, Ahad, 17 Februari 2013. “Ini sangat membahayakan.”

TOP